Cari Blog Ini

Jumat, 21 Juni 2013

Chey's Story


Tak hanya perawatan, malam hari kulit sgt butuh istirahat ...
Tidur 8 jam setiap malam sgt menunjang kecantikan melalui regenerasi sel kulit ...

Selasa, 18 Juni 2013

5 Kebiasaan yang Bikin Panjang Umur

1. Makan sayur dan buah beraneka warna
Orang yang makan kombinasi sayur dan buah beraneka warna secara konsisten memiliki laju perkembangan penyakit kronik yang lebih lambat. Selain berat badan lebih terjaga, bonusnya adalah lebih panjang umur.

Aneka warna dari sayur dan buah menunjukkan kandungan nutrien dan antioksidan yang berbeda, sehingga memberikan manfaat yang berbeda pula. Maka semakin banyak kombinasi sayur dan buah yang dimakan, maka semakin lengkap tubuh kita mendapat manfaat darinya.

2. Makan EPA dan DHA
Asam eikosapentaenoik (EPA) dan asam dokosaheksaenoik (DHA) merupakan kunci awet muda. Orang dengan kadar EPA dan DHA yang tinggi dalam darahnya memiliki risiko yang rendah untuk penyakit jantung dan laju penuaan kromosom yang lambat. Makanan mengandung EPA dan DHA antara lain ikan salmon, tuna, halibut, mackerel, dan sarden.

3. Sikat gigi teratur
Tidak hanya baik untuk kesehatan gigi dan mulut, sikat gigi teratur juga bikin panjang umur. Sikat gigi menghilangkan bakteri yang menyebabkan gigi keropos. Jika tidak dibersihkan, bakteri dapat bertambah banyak dan memasuki aliran darah sehingga menyebabkan inflamasi dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, kesehatan gigi yang buruk telah dikaitkan dengan banyak risiko penyakit kronis.

4. Minum teh hijau
Teh hijau mungkin tidak dapat melawan sel kanker, namun dapat membantu menghilangkan tumpukan lemak berlebih yang menyebabkan percepatan proses penuaan. Menurut studi tahun 2010, teh hijau mengandung antioksidan epigalokatekin-3-galat (EGCG) dan kafein yang dapat membantu untuk mengurangi berat badan hingga 1,36 kg dalam 12 minggu dan mengecilkan lingkar pinggang.

5. Bergerak lebih banyak
Kurang bergerak aktif menyebabkan tubuh kehilangan massa otot yang mempercepat proses penuaan. Perubahan yang terjadi akibat umur pada otot dapat diperlambat dengan banyak bergerak aktif.

Makalah Komunikasi dengan Pasien Tidak Sadar (Koma)

BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Sejarah aktivitas manusia berkomunikasi timbul sejak manusia diciptakan hidup di dunia ini. Manusia tidak dapat terlepas dari interaksi dengan manusia lain untuk melangsungkan kehidupannya. Didalam berinteraksi antara manusia yang satu dengan yang lainnya tidak dapat terlepas dari kegiatan komunikasi. Manusia yang normal akan selalu terlibat komunikasi dalam melakukan interaksi dengan sesamanya, baik melalui komunikasi verbal maupun non verbal, dan akan terus berlangsung sepanjang hidupnya. Pentingnya hubungan yang terjadi antar sesama manusia dikemukakan oleh Klinger (1977) yang mengatakan bahwa hubungan dengan manusia lain ternyata sangat mempengaruhi manusia itu sendiri. Manusia tergantung terhadap manusia lain karena manusia adalah makhluk yang selalu berusaha mempengaruhi, yaitu melalui pengertian yang diberi, informasi yang dibagi, serta semangat yang disumbangkan. Semuanya dapat membentuk pengetahuan, menguatkan perasaan dan meneguhkan prilaku manusia.
Selama beberapa dekade terakhir, keperawatan khususnya dalam hal komunikasi antara perawat dan klien telah mengalami perubahan-perubahan yang mengagumkan. Perubahan ini tidak hanya ditujukan pada sifat interaksi antara pasien klien dengan perewat, tetapi juga pada status dan wewenang perawat. Dalam hal ini Rogers (1974) mengidentifikasi bahwa yang diperlukan untuk menciptakan komunikasi yang baik antara perawat dan pasien yaitu kepedulian yang mendalam atau penerimaan yang penuh dari perawat terhadap klien, dan Authier (1986) mengatakan sebagai suatu cara mendengarkan pasien sepenuhnya. Ellis (1992) mengatakan bahwa komunikasi adalah hal yang mendasar dari semua hubungan profesional dalam lingkungan kerja, yang disebut ‘jaring hubungan’. Perawat profesional harus mampu membedakan saluran dan gaya komunikasi serta memilih metode komunikasi yang paling sesuai dengan situasi pasien dan keluarga. Tetapi ada perbedaan pendapat tentang konsep bawah sadar memang berguna atau perlu ilmu khusus untuk berkomunikasi dengan orang yang tidak sadar. Dan dalam menyingkapi situasi yang seperti ini, seorang perawat harus mampu bertindak sesuai dengan skill yang dimilikinya.
Para perawat berada dalam pekerjaan dimana komunikasi interpersonal merupakan inti dari pekerjaan. Semua tugas keperawatan berkisar pada kebutuhan bagi perawat untuk menjadi komunikator yang efektif, apakah dalam berhubungan dengan rekan kerja atau dengan klien.

B. Permasalahan
Dalam makalah ini kami mengangkat masalah mengenai “Bagaimana berkomunikasi dengan pasien yang tidak sadar”

C. Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah yang berhubungan dengan metode berkomunikasi dengan pasien tidak sadar yaitu sebagai berikut:
a. Menyadari betapa pentingnya komunikasi dengan pasien yang tidak sadar.
b. Mengetahui teknik-teknik dalam berkomunikasi dengan pasien yang tidak sadar.
c. Mengetahui prinsip-prinsip dalam berkomunikasi dengan pasien yang tidak sadar.

BAB II
PEMBAHASAN


A. Karakteristik Pasien yang Tidak Sadar
Pasien yang tidak sadar atau yang sering kita sebut dengan koma, dengan gangguan kesadaran merupakan suatu proses kerusakan fungsi otak yang berat dan dapat membahayakan kehidupan. Pada proses ini susunan saraf pusat terganggu fungsi utamanya mempertahankan kesadaran. Gangguan kesadaran ini dapat disebabkan oleh beragam penyebab, yaitu baik primer intrakranial ataupun ekstrakranial, yang mengakibatkan kerusakan struktural/metabolik di tingkat korteks serebri, batang otak keduanya.
Pada pasien tidak sadar ini, pada dasarnya pasien tidak responsif, mereka masih dapat menerima rangsangan. Pendengaran dianggap sebagai sensasi terakhir yang hilang dengan ketidaksadaran dan yang menjadi pertama berfungsi. Faktor ini akan menjadi pertimbangan mengapa perawat tetap harus berkomunikasi pada klien tidak sadar sekali pun.
Ada karakteristik komunikasi yang berbeda pada klien tidak sadar ini, kita tidak menemukan feed back (umpan balik), salah satu elemen komunikasi. Ini dikarenakan klien tidak dapat merespon kembali apa yang telah kita komunikasikan sebab pasien sendiri tidak sadar.

B. Berkomunikasi dengan Pasien Tidak Sadar
a. Fungsi komunikasi dengan pasien tidak sadar
Komunikasi dengan klien dalam proses keperawatan memiliki beberapa fungsi, yaitu:
1. Mengandalikan prilaku
Pada klien yang tidak sadar, karakteristik pasien ini adalah tidak memiliki respon dan klien tidak ada prilaku, jadi komunikasi dengan pasien ini tidak berfungsi sebagai pengendali prilaku. Secara tepatnya pasien hanya memiliki satu prilaku yaitu pasien hanya berbaring, imobilitas dan tidak melakukan suatu gerakan yang berarti. Walaupun dengan berbaring ini pasien tetap memiliki prilaku negatif yaitu tidak bisa mandiri.
2. Perkembangan Motivasi
Pasien tidak sadar terganggu pada fungsi utama mempertahankan kesadaran, tetapi klien masih dapat merasakan rangsangan pada pendengarannya. Perawat dapat menggunakan kesempatan ini untuk berkomunikasi yang berfungsi untuk pengembangan motivasi pada klien. Motivasi adalah pendorong pada setiap klien, kekuatan dari diri klien untuk menjadi lebih maju dari keadaan yang sedang ia alami. Fungsi ini akan terlihat pada akhir, karena kemajuan pasien tidak lepas dari motivasi kita sebagai perawat, perawat yang selalu ada di dekatnya selama 24 jam. Mengkomunikasikan motivasi tidak lain halnya dengan pasien yang sadar, karena klien masih dapat mendengar apa yang dikatakan oleh perawat.

3. Pengungkapan Emosional
Pada pasien tidak sadar, pengungkapan emosional klien tidak ada, sebaliknya perawat dapat melakukannya terhadap klien. Perawat dapat berinteraksi dengan klien. Perawat dapat mengungkapan kegembiraan, kepuasan terhadap peningkatan yang terjadi dan semua hal positif yang dapat perawat katakan pada klien. Pada setiap fase kita dituntut untuk tidak bersikap negatif terhadap klien, karena itu akan berpengaruh secara tidak langsung/langsung terhadap klien. Sebaliknya perawat tidak akan mendapatkan pengungkapan positif maupun negatif dari klien. Perawat juga tidak boleh mengungkapkan kekecewaan atau kesan negatif terhadap klien. Pasien ini berkarakteristik tidak sadar, perawat tidak dapat menyimpulkan situasi yang sedang terjadi, apa yang dirasakan pada klien pada saat itu. Kita dapat menyimpulkan apa yang dirasakan klien terhadap apa yang selama ini kita komunikasikan pada klien bila klien telah sadar kembali dan mengingat memori tentang apa yang telah kita lakukan terhadapnya.

4. Informasi
Fungsi ini sangat lekat dengan asuhan keperawatan pada proses keperawatan yang akan kita lakukan. Setiap prosedur tindakan keperawatan harus dikomunikasikan untuk menginformasikan pada klien karena itu merupakan hak klien. Klien memiliki hak penuh untuk menerima dan menolak terhadap tindakan yang akan kita berikan. Pada pasien tidak sadar ini, kita dapat meminta persetujuan terhadap keluarga, dan selanjutnya pada klien sendiri. Pasien berhak mengetahui apa saja yang akan perawat lakukan pada klien. Perawat dapat memberitahu maksud tujuan dari tindakan tersebut, dan apa yang akan terjadi jika kita tidak melakukan tindakan tersebut kepadanya.
Hampir dari semua interaksi komunikasi dalam proses keperawatan menjalankan satu atau lebih dari ke empat fungsi di atas. Dengan kata lain, tujuan perawat berkomunikasi dengan klien yaitu untuk menjalankan fungsi tersebut. Dengan pasien tidak sadar sekalipun, komunikasi penting adanya. Walau, fungsi yang dijalankan hanya salah satu dari fungsi di atas. Dibawah ini akan diuraikan fungsi-fungsi berkomunikasi dengan klien, terhadap klien tidak sadar.
Untuk dipertegas, walau seorang pasien tidak sadar sekali pun, ia merupakan seorang pasien yang memiliki hak-hak sebagai pasien yang harus tetap kita penuhi.
Perawat itu adalah manusia pilihan Tuhan, yang telah terpilih untuk membantu sesama, memiliki rasa bahwa kita sesama saudara yang harus saling membantu. Perawat akan membantu siapapun walaupun ia seorang yang tidak sadar sekalipun. Dengan tetap memperhatikan hak-haknya sebagai klien.

b. Dimensi Hubungan yang Membantu
Komunikasi yang dilakukan perawat bertujuan untuk membentuk hubungan saling percaya, empati, perhatian, autonomi dan mutualitas. Pada komunikasi dengan pasien tidak sadar kita tetap melakukan komunikasi untuk meningkatkan dimensi ini sebagai hubungan membantu dalam komunikasi terapeutik.
1. Rasa Percaya
Rasa percaya dapat didefenisikan sebagai kepercayaan bahwa orang lain akan memberi bantuan ketika membutuhkan, selalu ada jika sedang diperlukan. Hubungan yang mempercaya ini tidak dapat berkembang kecuali jika klien percaya bahwa perawat ingin merawat demi kebaikan klien sendiri. Komunikasi perawat dengan klien yang tidak sadar rasa percaya dapat tumbuh pada klien jika perawat dapat menunjukan semua tindakan ingin membantu klien serta dengan komunikasi yang baik pula. Untuk meningkatkan rasa percaya klien, perawat harus bertindak secara konsisten, dapat dipercaya dan kompeten. Kejujuran dalam memberikan informasi kepada klien juga dapat membantu terjadinya rasa percaya.
2. Empati
Empati telah diterima secara luas sebagai komponen klinis dalam hubungan membantu. Rasa empati yaitu merasakan, memahami kondisi klien pada saat itu. Rasa empati ini sangat membantu hubungan terapeutik perawat dengan klien. Dari point ini perawat dapat menjadi pemotivasi terhadap klien dengan adanya rasa empati, hubungan yang terjalin akan menjadi lebih efektif.
3. Perhatian
Perhatian adalah memiliki penghargaan positif terhadap orang lain, merupakan dasar untuk hubungan yang membantu. Perawat menunjukkan perhatian dengan menerima klien sebagaimana mereka adanya dan menghargai mereka sebagai individu. Perawat menghargai pasien yang tidak sadar selayaknya pasien yang sadar, bahwa klien tetap mengetahui apa yang perawat komunikasikan selayaknya ia sadar. Klien akan merasakan bahwa perawat menunjukan perhatian dengan menerima klien sebagaimana mereka adanya. Perhatian juga meningkatkan rasa percaya dan mengurangi kecemasan. Penghilangan kecemasan dan stress akan meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu penyembuhan.
4. Autonomi
Autonomi adalah kemampuan mengontrol diri. Perawat dituntut untuk tidak menyepelekan hal ini. Setiap manusia itu unik dan tiada yang sama. Perawat harus berusaha mengontrol diri terhadap hal-hal yang sensitif terhadap klien. Pada pasien yang tidak sadar, perawat harus berhati-hati untuk berbicara hal yang negatif di dekat klien, karena hal itu sangat berpengaruh terhadap klien.
5. Mutualitas
Mutualitas meliputi perasaan untuk berbagi dengan sesama. Perawat dan klien bekerja sebagai tim yang ikut serta dalam perawatan. Perasaan untuk merasakan bahwa kita saling membutuhkan dapat menumbuhkan hubungan yang membantu dalam komunikasi terapeutik. Akan terjalin rasa percaya pada klien terhadap perawat yang dapat membantu penyembuhan klien.

C. Cara berkomunikasi dengan pasien tak sadar
Cara berkomunikasi dengan klien dalam proses keperawatan adalah berkomunikasi terapeutik. Pada klien tidak sadar perawat juga menggunakan komunikasi terapeutik. Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan secara sadar, bertujuan dan kegiatannya dipusatkan untuk kesembuhan klien. Dalam berkomunikasi kita dapat menggunakan teknik-teknik terapeutik, walaupun pada pasien tidak sadar ini kita tidak menggunakan keseluruhan teknik. Teknik terapeutik, perawat tetap dapat terapkan. Adapun teknik yang dapat terapkan, meliputi:
a. Menjelaskan
Dalam berkomunikasi perawat dapat menjelaskan apa yang akan perawat lakukan terhadap klien. Penjelasan itu dapat berupa intervensi yang akan dilakukan kepada klien. Dengan menjelaskan pesan secara spesifik, kemungkinan untuk dipahami menjadi lebih besar oleh klien.
b. Memfokuskan
Memfokuskan berarti memusatkan informasi pada elemen atau konsep kunci dari pesan yang dikirimkan. Perawat memfokuskan informasi yang akan diberikan pada klien untuk menghilangkan ketidakjelasan dalam komunikasi.
c. Memberikan Informasi
Fungsi berkomunikasi dengan klien salah satunya adalah memberikan informasi. Dalam interaksi berkomunikasi dengan klien, perawat dapat memberi informasi kepada klien. Informasi itu dapat berupa intervensi yang akan dilakukan maupun kemajuan dari status kesehatannya, karena dengan keterbukaan yang dilakukan oleh perawat dapat menumbuhkan kepercayaan klien dan pendorongnya untuk menjadi lebih baik.
d. Mempertahankan ketenangan
Mempertahankan ketengan pada pasien tidak sadar, perawat dapat menujukkan dengan kesabaran dalam merawat klien. Ketenagan yang perawat berikan dapat membantu atau mendorong klien menjadi lebih baik. Ketenagan perawat dapat ditunjukan kepada klien yang tidak sadar dengan komunikasi non verbal. Komunikasi non verbal dapat berupa sentuhan yang hangat. Sentuhan adalah transmisi pesan tanpa kata-kata, merupakan salah satu cara yang terkuat bagi seseorang untuk mengirimkan pasan kepada orang lain. Sentuhan adalah bagian yang penting dari hubungan antara perawat dan klien.

Pada dasarnya komunikasi yang akan dilakukan pada pasien tidak sadar adalah komunikasi satu arah. Komunikasi yang hanya dilakukan oleh salah seorang sebagai pengirim dan diterima oleh penerima dengan adanya saluran untuk komunikasi serta tanpa feed back pada penerima yang dikarenakan karakteristik dari penerima sendiri, yaitu pada point ini pasien tidak sadar.
Untuk komunikasi yang efektif dengan kasus seperti ini, keefektifan komunikasi lebih diutamakan kepada perawat sendiri, karena perawat lah yang melakukan komunikasi satu arah tersebut.

D. Prinsip-Prinsip Berkomunikasi dengan Pasien yang tidak Sadar
Pada saat berkomunikasi dengan klien yang tidak sadar, hal-hal berikut perlu diperhatikan, yaitu:
a. Berhati-hati melakukan pembicaraan verbal di dekat klien, karena ada keyakinan bahwa organ pendengaran merupakan organ terkhir yang mengalami penurunan penerimaan, rangsangan pada klien yang tidak sadar. Klien yang tidak sadar seringkali dapat mendengar suara dari lingkungan walaupun klien tidak mampu meresponnya sama sekali.
b. Ambil asumsi bahwa klien dapat mendengar pembicaraan perawat. Usahakan mengucapkan kata dan menggunakan nada normal dan memperhatikan materi ucapan yang perawat sampaikan dekat klien.
c. Ucapkan kata-kata sebelum menyentuh klien. Sentuhan diyakini dapat menjadi salah satu bentuk komunikasi yang sangat efektif pada klien dengan penurunan kesadaran.
d. Upayakan mempertahankan lingkungan setenang mungkin untuk membantu klien fokus terhadap komunikasi yang perawat lakukan.
 
BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan
Adapun yang dapat disimpulkan dari pembahasan yang dipaparkan adalah:
a. Pasien dengan gangguan kesadaran merupakan suatu proses kerusakan fungsi otak yang berat dan dapat membahayakan kehidupan.
b. Pada pasien yang tidak sadar bersifat tidak responsif, tetapi masih dapat merasakan rangsangan. Pendengaran sebagai sensasi terakhir yang hilang dengan ketidaksadaran dan yang menjadi pertama berfungsi.
c. Karakteristik komunikasi dengan pasien yang tidak sadar adalah tidak adanya umpan balik (feed back).
d. Fungsi dari komunikasi dengan pasien yang tidak sadar adalah sebagai perkembangan motivasi, pengungkapan emosional dan sebagai informasi.
e. Dimensi yang membantu dalam berkomunikasi diantaranya rasa percaya, empati, perhatian, autonomi dan mutualitas.
f. Teknik berkomunikasi dengan pasien yang tidak sadar meliputi menjelaskan, memfokuskan, memberi informasi dan mempertahankan ketenangan.
g. Komunikasi dengan pasien yang tidak sadar merupakan komunikasi satu arah dan memiliki prinsip-prinsip yang harus diterapkan.

B. Saran
Bidang komunikasi interpersonal telah mendapat perhatian dari para pendidik perawat, namun usaha untuk lebih meningkatkan pembelajaran mengenai komunikasi pada tingkat verbal-terbuka serta pesan-pesan non verbal harus lebih ditingkatkan lagi. Dalam tindakan-tindakan komunikasi interpersonal, terdapat kebutuhan untuk mempertimbangkan konteks sosial yang lebih luas, karakteristik sosial dari pengirim dan penerima komunikasi dan struktur kekuasaan diantara orang-orang yang terlibat.
 
DAFTAR PUSTAKA
Potter, Patricia A. 2005. Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik. Edisi 4. Jakarta: EGC

Jumat, 14 Juni 2013

9 Cara mudah menjaga kesehatan gigi

 
1. Menyikat gigi dua kali sehari

Syarat pertama untuk kesehatan mulut yang baik adalah gigi yang bersih. Menyikat di pagi hari adalah untuk menjaga kebersihan mulut, sedangkan menyikat gigi di malam hari adalah untuk menjaga kesehatan gigi Anda. Menggunakan sikat gigi berbulu lembut dapat membantu Anda menjaga kebersihan mulut. Bilas mulut sehabis makan untuk menghindari partikel makanan yang menempel di antara gigi dan gusi.

2. Perhatikan teknik menyikat Anda

Gunakan teknik yang benar untuk menyikat gigi, yang meliputi gerakan atas-bawah serta membersihkan bagian dalam dan permukaan gigi Anda. Gantilah sikat gigi Anda setiap 3-4 bulan untuk menjaga kesehatan gigi yang baik. Pastikan sikat Anda tetap dalam posisi tegak setelah selesai menyikat.


3. Batasi penggunaan fluoride

Kebanyakan pasta gigi dan pencuci mulut mengandung fluoride. Fluoride memperkuat enamel dan membuatnya kurang rentan terhadap pembusukan. Tetapi pada saat yang sama, terlalu banyak menggunakan fluoride dapat menyebabkan bintik-bintik putih pada gigi.

4. Benang gigi

Menyikat saja tidak akan menjamin kesehatan gigi yang baik. Gunakan benang khusus gigi untuk membersihkan sela-sela gigi Anda. Tarik benang dari garis gusi ke puncak gigi untuk menghilangkan plak. Pastikan bahwa Anda selalu menggunakan benang baru setiap kali membersihkan mulut.

5. Makanan sehat

Sebuah diet seimbang termasuk biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran, dan produk susu akan memberikan nutrisi penting dan dapat mengurangi radang gusi. Hindari makanan kaya gula. Bakteri dalam mulut dapat memecah gula dan menghasilkan asam yang dapat mengikis enamel gigi. Minum minuman bergula dan permen karet yang lengket meningkatkan kadar asam dan juga menyebabkan bau mulut.

6. Periksa kesehatan mulut Anda secara teratur

Periksa kesehatan mulut Anda seperti bau mulut, perdarahan atau perubahan warna pada gusi atau gigi. Perdarahan yang terjadi saat menyikat gigi dapat disebabkan infeksi gusi. Jadi, pastikan Anda selalu melakukan pemeriksaan rutin terhadap kesehatan mulut Anda.

7. Berhenti merokok

Berhentilah merokok karena dapat menyebabkan noda gigi, infeksi gusi dan bau mulut. Rokok juga meningkatkan risiko penyakit gusi dan kanker mulut.

8. Perawatan gigi pada anak-anak

Kebiasaan sehat ini harus dimulai segera setelah gigi pertama anak keluar. Anda dapat membersihkan gigi mereka dengan kain bersih yang lembap. Saat mereka mencapai usia sekitar dua tahun, ajari mereka menyikat gigi sendiri. Tentu masih di bawah pengawasan Anda. Jangan gunakan terlalu banyak fluoride untuk anak-anak.

9. Buatlah janji

Lakukan check-up gigi setiap enam bulan sekali, terutama jika Anda memiliki masalah gigi atau penyakit gusi. Hal ini akan membantu dalam mendiagnosa dan mengobati masalah gigi pada tahap awal.

" Merawat Rambut Kering "

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3aSCTduJ83Oyg0-9M9nIcx49S4fRhyVwLJyiiycjvfmfsdMgXqpKSLzmU_kwfZtMKloMLZnWbTzyzH2fscuBc1dn26RFUqu0UlfWKQnhTokVsLGi-U09denMv8IXaX24_Ju0zqd1vt6I/s1600/kartun+jepang.jpg 
Rambut kering dan kasar sering membuat masalah, karena mudah kusut dan akhirnya ujung- ujung rambut pun mudah rontok. Tapi tenang... GADIS punya beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk merawat rambut keringmu:
  • Bilas dengan air dingin. Jika kamu sangat menyukai membilas rambut dengan air hangat, maka hentikan kebiasaan itu sekarang. Air hangat tidak dapat menjaga kelembaban pada rambutmu, maka gunakan air dingin untuk menjaga kelembaban rambut yang dibutuhkan.
  • Lepaskan ikatan rambut ketika tidur. Biarkan rambut ‘bernafas’ setelah seharian beraktivitas. Ikatan yang terlalu kuat akan menyebabkan helaian rambut tertarik dan akhirnya rontok.
  • Istirahatkan rambut dari alat penataan rambut. Alat-alat penataan rambut yang mengeluarkan hawa panas, seperti alat pengeriting, blow dryer, catokan, dan lainnya, dapat membuat rambutmu menjadi semakin kering.
  • Jangan keramas setiap hari. Orang yang rambutnya cenderung berminyak mungkin disarankan untuk mencuci rambut setiap hari. Tetapi bila rambutmu kering, sebaiknya jangan lakukan hal ini. Mencuci rambut setiap hari akan menguras minyak alami yang ada dalam rambut dan akibatnya, rambut jadi kusam, kering, dan kusut. Keramas setiap dua hari sekali sudah cukup.
  • Jangan menyisir rambut yang basah. Dalam keadaan basah, rambut yang kering akan sedikit rapuh. Menyisir atau menyikat rambut ketika masih lembab dan basah bisa menyebabkan rambut patah. Paling baik sih, biarkan rambut mengering alami.
  • Rawat rambut yang dicat. Rambut yang dicat cenderung menjadi kering akibat bahan-bahan kimia. Untuk itu, gunakan kondisioner setiap kali keramas untuk melembabkan rambut. Kamu juga harus rutin merawat rambut dengan melakukan creambath, masker rambut, atau hair spa.
Nggak harus ke salon, kamu pun bisa kok bikin masker rambut sendiri di rumahmu.

Bahan:
  • dua sendok makan minyak
  • dua sendok makan perasan jeruk lemon
  • satu sendok makan madu
Cara Membuat: 
  1. Campurkan ke semua bahan di atas hingga merata.
  2. Usapkan masker rambut tersebut dari akar hingga ujung rambut secara merata. 
  3. Diamkan selama 1 - 1 ½ jam hingga meresap ke dalam rambut. Lalu setelah itu bersihkan rambut dengan menggunakan shampo.
  4. Lakukan secara rutin dua kali seminggu, dan dapatkan rambut yang lebih sehat dan bersinar.
Selamat mencoba, girls!!!!

CARA DIET ALAMI

1.  Cara Diet Alami Makanlah Makanan Kaya Protein
Kalori untuk kalori, protein dikenal dapat memuaskan nafsu makan lebih dari karbohidrat atau lemak. Makanan kaya protein biasanya dapat memuaskan selera makan, karena itu, baik sekali untuk menekankan pentingnya mengkonsumsi makanan kaya protein seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian dalam diet anda.

2. Cara Diet Alami Lupakan Kalori
Prinsip kalori memang ada benarnya, tetapi ini tidak mengubah fakta  nyata bahwa jenis kalori yang berbeda dibakar secara berbeda pula didalam tubuh. Seringkali hanya lemak yang diperhatikan dalam cara diet kalori rendah, ada bukti bahwa ketika kalori yang dimakan sama, individu yang mengkonsumsi lemak paling banyak sebenarnya kehilangan lebih banyak berat badan.
Lagipula, efek beberapa makanan terhadap selera akan menentukan berat badan dan kemampuan makan. Kunci untuk bisa menurunkan berat badan dalam jangka panjang adalah tidak berkonsentrasi pada jumlah yang anda makan tetapi kualitas makanan-nya.

3. Cara Diet Alami Makan sedikit, Jangan terlalu banyak
Ketika kita kelaparan, sulit bagi kita untuk mengontrol apa yang kita makan dan berapa banyak. Makan diantara waktu makan dan makan sedikit kacang-kacangan ataupun buah-buahan pada siang / sore hari dapat membuat kita makan dengan lebih sehat pada jam-jam makan.

4. Cara Diet Alami Makanlah makanan dengan Indeks Glisemik (GI) Rendah
GI adalah ukuran untuk mempercepat dan jumlah dimana makanan melepaskan gula kedalam saluran darah. Semakin tinggi jumlah GI dalam makanan, semakin rendah kepuasan yang di dapat. Dari 20 penelitian yang pernah dipublikasikan antara tahun 1977 dan 1999, 16 penelitian menunjukkan bahwa makanan dengan GI rendah dapat memberikan kepuasan yang didapatkan dari makan dan mengurangi rasa lapar sesudahnya.
Selain kentang makanan kaya protein lainnya yang juga memiliki jumlah GI sangat rendah, adalah kacang-kacangan, miju-miju, dan sebagian besar buah dan sayuran.

5. Cara Diet Alami Makanlah Sarapan
Sarapan pagi bagi kebanyak-an orang dapat menolong mencegah makan terlalu banyak pada siang hari. Fenomena ini dipelajari secara formal di dalam riset yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition. Studi ini menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan lebih banyak pada malam hari, rata-rata memakan lebih banyak kalori daripada orang yang makan porsi besar untuk sarapan paginya. Jadi supaya mempunyai nafsu makan yang alami, pastikan anda tidak melupakan makan pagi.

6. Cara Diet Alami Gunakan Piring Kecil
Porsi makan secukupnya akan menjadi sulit jika kita makan dengan menggunakan piring besar, karena makan dengan menggunakan piring besar dapat menimbulkan tendensi untuk mengambil dan makan lebih banyak dari yang dibutuhkan. Oleh karena itu makan dengan menggunakan piring dan mangkuk kecil dapat membantu membatasi makan yang berlebih.
Selain itu, makan secara teratur juga dihubungkan dengan rendahnya tingkat Insulin (hormon yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan pada tubuh dengan menstimulasi produksi lemak).

7. Jangan Beli Makanan
Salah satu cara diet yang baik adalah dengan pola pemilihan makanan yang tepat, karena makanan tidak sehat terlalu mudah didapatkan, dan susah untuk tidak memakannya. Cara yang cukup mudah untuk mencapai ini adalah memastikan tidak berbelanja di supermarket ketika lapar. Jadi makanlah sebelum belanja.

8. Cara Diet Alami Batasi Konsumsi Alkohol
Salah satu cara untuk mengurangi mengkonsumsi kalori yang tidak diinginkan adalah mengurangi minum Alkohol. Sebagian berkeinginan untuk minum Alkohol karena persepsi yang dihasilkan oleh alkohol yang berupa rasa dan efek relaksasi.
Tetapi, yang tidak banyak diketahui adalah minum alkohol juga bisa disebabkan rasa haus dan lapar. Mempertahankan agar tidak kehausan dan tidak pergi ke bar atau restoran ketika merasa lapar dapat menekan jumlah konsumsi alkohol anda.

9. Cara Diet Alami Kunyahlah Makanan Anda
Makan lebih lambat dapat membantu memastikan jumlah makanan yang diserap tubuh serta dapat mengurangi resiko makan terlalu banyak. Secara ideal, makan harus dikunyah merata sebelum ditelan. Hal ini juga bisa membantu agar kita tidak menyentuh sisa makanan dan alat makan lagi sampai makanan benar-benar dimakan seluruhnya.

10. Cara Diet Alami Temukan Diet Ideal Anda
Penelitian psikologis menunjukkan bahwa setiap manusia memiliki tingkat ketangkasan metabolisme yang berbeda-beda terhadap makanan tertentu. Misalnya, sebagian orang memiliki metabolisme yang sangat bagus terhadap lemak, sedangkan pada sebagian orang lainnya memiliki metabolisme yang prima terhadap karbohidrat.
Beberapa makanan untuk membantu diet anda
1. Konsumsi satu apel sehari  Apel dapat membantu diet alami, saat makan siang, konsumsi apel lebih baik dibandingkan jus apel.
2. Sarapan telur, ternyata orang-orang yang rajin sarapan dengan telur mengkonsumsi total kalori yang lebih rendah dalam asupan makanannya setiap hari.
3. Diet alami dengan jeruk. Rupanya ada kandungan dalam jeruk, yang jika dimakan bersama protein, akan memicu proses pembakaran lemak sehingga menurunkan berat badan

Jangan sesali sesuatu yg telah berakhir,,
meskipun itu baik..
Tanpa akhir tak akan pernah ada awal baru yg mungkin lebih baik..

Chey's Story ^_^